Tiktok Mekyuhhh

Showing posts with label sURaH. Show all posts
Showing posts with label sURaH. Show all posts
Wednesday, 4 December 2024

Untung Mak Mak Yang Selalu Baca Surah Al Waqiah, Rezeki Melimpah & Segala Urusan Pun Jadi Mudah


Menjadi doa dan harapan bagi setiap orang agar dipermudahkan segala urusan serta diberi kesenangan dengan rezeki yang melimpah ruah didalam kehidupan. Salah satu cara untuk menjemput rezeki yang luas dan datang tanpa putus adalah dengan mengamalkan Surah Al Waqiah yang juga dikenali sebagai Surah Kekayaan.

Al Waqiah bermaksud kiamat. Surah ini merupakan surah yang ke 56 di dalam Al-Quran, terletak pada juzuk ke 27 dan mempunyai 96 ayat.

Perlu tahu Surah Al-Waqi’ah ini menerangkan tentang hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang-orang mukmin dan orang-orang kafir. Diterangkan pula penciptaan manusia, tumbuh-tumbuhan, dan api, sebagai bukti kekuasaan Allah dan adanya hari berbangkit.

Selain kita selalu mengamalkannya sendiri, pesan juga pada anak-anak agar turut menjadikan surah Al Waqiah ini sebagai satu amalan harian. Ini kerana Surah Al-Waqiah memang terkenal dengan beberapa kelebihannya tersendiri dan hadis mengenainya adalah sahih.

Antaranya;

1. Dengan mewiridkan surah Al-Waqiah sebagai bacaan rutin setiap hari dan malam, maka Allah menjauhkan kefakiran selamanya. Sa’ad Al Mufti mengatakan, bahawa hadis ini sahih.

Rasulullah SAW bersabda:

Man qara’a suratal-Waqi’ati lam yaftaqir abada. “Sesiapa (membiasakan) membaca surah Al-Waqiah, maka ia tidak akan kefakiran selamanya.”

2. Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa membaca surah Al-Waqiah setiap hari, ia tidak akan ditimpa kefakiran.”

3. Daripada Ibnu Mas’ud r.a., Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa membaca surah Al-Waqiah setiap malam, maka dia tidak akan ditimpa kesusahan atau kemiskinan selama-lamanya.” (HR: Al- Baihaqi)

4. Rasulullah SAW bersabda: “Ajarkanlah surah Al-Waqiah kepada isteri-isterimu. Kerana sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady)

5. Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa yang membaca surah Al-Waqiah setiap malam maka dia tidak akan tertimpa kefakiran dan kemiskinan selamanya. Dan surah Al-Waqi’ah adalah surah kekayaan, maka bacalah ia dan ajarkan kepada anak-anakmu semua.”

Semoga perkongsian ini bermanfaat!

MW: Jadi selain mengamalkannya sendiri, ajarkan juga anak anak kita dan keluarga agar turut menjadikan surah Al Waqiah ini sebagai satu amalan. Semoga kita diluaskan rezeki dengan melimpah ruah, dijauhi daripada kemiskinan dan kepapaan dalam kehidupan. Amin

 

 

Sunday, 20 June 2010

64 ayat - Madaniyah


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
HUKUM-HUKUM PERZINAAN DAN HUKUM-HUKUM PERGAULAN
Ayat 1-64

Hukum perzinaan Ayat 1-3

1 (Ini adalah) satu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya. 2 (Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman. 3 (Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin.

Hukum menuduh wanita yang baik-baik berzina Ayat 4-5

4 (Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik. 5 (kecuali orang-orang yang bertobat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Hukum Li'an Ayat 6-10

6 (Dan orang-orang yang menuduh istrinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar. 7 (Dan (sumpah) yang kelima, bahwa laknat Allah atasnya, jika dia termasuk orang-orang yang berdusta. 8 (Istrinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang dusta, 9 (dan (sumpah) yang kelima, bahwa laknat Allah atasnya jika suaminya itu termasuk orang-orang yang benar. 10 (Dan andai kata tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya atas dirimu dan (andai kata) Allah bukan Penerima Tobat lagi Maha Bijaksana, (niscaya kamu akan mengalami kesulitan-kesulitan ).

Tuduhan yang bohong terhadap Aisyah Ummul Mu'minin Ayat 11-26

11 (Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar. 12 (Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata, "Ini adalah suatu berita bohong yang nyata." 13 (Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu? Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta. 14 (Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu. 15 ((Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar. 16 (Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu, "Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar." 17 (Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman, 18 (dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. 19 (Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui. 20 (Dan sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar). 21 (Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki- Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 22 (Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat (nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 23 (Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar, 24 (pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. 25 (Di hari itu, Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allahlah Yang Benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenarnya). 26 (Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).

Pedoman-pedoman untuk memasuki rumah orang lain Ayat 27-29

27 (Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. 28 (Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu, "Kembali (saja) lah", maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. 29 (Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.

Pedoman pergaulan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram Ayat 30-31

30 (Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." 31 (Katakanlah kepada wanita yang beriman, "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Anjuran berkawin Ayat 32-33

32 (Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. 33 (Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri) nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan budak-budak yang kamu miliki yang menginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan- Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Dan barang siapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa (itu).

Pencerminan ayat-ayat al-Qur'an sebagai nur Ilahi pada langit dan bumi Ayat 34-35

34 (Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. 35 (Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis) , Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan- perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Mereka yang mendapat pancaran nur Ilahi Ayat 36-38

36 (Bertasbih kepada Allah di mesjid-mesjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, 37 (laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang. 38 ((Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki- Nya tanpa batas.

Mereka yang tidak mendapatkan pancaran nur Ilahi Ayat 39-40

39 (Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun. Dan di dapatinya (ketetapan) Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan- Nya. 40 (Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun.

Pencerminan kekuasaan Allah SWT Ayat 41-46

41 (Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah, kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. 42 (Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk). 43 (Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian) nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki- Nya dan dipalingkan- Nya dari siapa yang dikehendaki- Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. 44 (Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan. 45 (Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki- Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. 46 (Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendaki- Nya kepada jalan yang lurus.

Perbedaan sikap orang-orang munafik dan orang-orang yang mukmin dalam bertahkim kepada rasul Ayat 47-53

47 (Dan mereka berkata, "Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami menaati (keduanya)." Kemudian sebagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. 48 (Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya, agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang. 49 (Tetapi jika keputusan itu untuk (kemaslahatan) mereka, mereka datang kepada rasul dengan patuh. 50 (Apakah (ketidak datangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku lalim kepada mereka? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang lalim. 51 (Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan." "Kami mendengar dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. 52 (Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. 53 (Dan mereka bersumpah dengan nama Allah sekuat-kuat sumpah, jika kamu suruh mereka berperang, pastilah mereka akan pergi. Katakanlah, "Janganlah kamu bersumpah, (karena ketaatan yang diminta ialah) ketaatan yang sudah dikenal. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."

Kekuasaan yang dijanjikan Allah kepada orang yang taat dan mengerjakan amal saleh Ayat 54-57

54 (Katakanlah, "Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang." 55 (Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. 56 (Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat. 57 (Janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini, sedang tempat tinggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu.

Pedoman pergaulan dalam rumah tangga Ayat 58-61

58 (Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu, sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya. (Itulah) tiga 'aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. 59 (Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur balig, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. 60 (Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 61 (Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri, makan (bersama-sama mereka) di rumah kamu sendiri atau di rumah bapak-bapakmu, di rumah ibu-ibumu, di rumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudaramu yang perempuan, di rumah saudara bapakmu yang laki-laki di rumah saudara bapakmu yang perempuan, di rumah saudara ibumu yang laki-laki di rumah saudara ibumu yang perempuan, di rumah yang kamu miliki kuncinya atau di rumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian. Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat (Nya) bagimu, agar kamu memahaminya.

Adab pergaulan orang-orang yang mukmin terhadap Rasul SAW Ayat 62-64

62 (Sesungguhnya yang sebenar-benar orang mukmin ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan apabila mereka berada bersama-sama Rasulullah dalam sesuatu urusan yang memerlukan pertemuan, mereka tidak meninggalkan (Rasulullah) sebelum meminta izin kepadanya. Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu (Muhammad) mereka itulah orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, maka apabila mereka meminta izin kepadamu karena sesuatu keperluan, berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 63 (Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. 64 (Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allah lah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan- Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Sunday, 3 January 2010

JANGAN JANGAN dan JANGAN

Benteng Chitogarrh.jpgASSALAMUALAIKUM WBT...

Dalam Kerendahan Diri, Ada Ketinggian Budi,
Dalam Kemiskinan Harta, Ada Kekayaan Jiwa,
Dalam Kesempitan Hidup, Ada Keluasan Ilmu,
Hidup Ini Indah Jika, Segala2nya Kerana Allah..


Jangan, jangan dan jangan
Jangan sengaja lewatkan solat.
Perbuatan ini Allah tidak suka.
Kalau tertidur lain cerita.


Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas
kaki (selipar).

Takut kalau-kalau terbawa keluar najis,
mengotori seluruh rumah kita.


Jangan makan dan minum dalam
bekas yang pecah atau sumbing.
Makruh kerana ia membahayakan.


Jangan biarkan pinggan mangkuk yang telah
digunakan tidak berbasuh.
Makruh dan mewarisi kepapaan.


Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti
rezeki mahal
(kerana berpagi-pagi itu membuka pintu
berkat).

Jangan makan tanpa membaca BISMILLAH dan doa makan.
Nanti rezeki kita dikongsi syaitan.


Jangan keluar rumah
tanpa niat untuk membuat kebaikan.
Takut-takut kita mati dalam
perjalanan.


Jangan pakai sepatu atau selipar yang
berlainan pasangan.
Makruh dan mewarisi kepapaan.


Jangan biarkan mata liar di perjalanan.
Nanti hati kita gelap
diselaputi dosa.


Jangan menangguh taubat bila berbuat
dosa kerana mati boleh datang
bila-bila masa.


Jangan ego untuk meminta maaf pada
ibu bapa dan sesama manusia
kalau memang kita bersalah.


Jangan mengumpat sesama rakan
taulan.Nanti rosak persahabatan kita
hilang bahagia.


Jangan lupa bergantung kepada ALLAH
dalam setiap kerja kita.Nanti
kita sombong apabila berjaya.
Kalau gagal kecewa pula.


Jangan bakhil untuk bersedekah.
Sedekah itu memanjangkan umur
dan memurahkan rezeki kita.


Jangan banyak ketawa. Nanti mati jiwa.


Jangan biasakan berbohong,kerana ia adalah
ciri-ciri munafik dan menghilangkan kasih orang kepada kita
.


Jangan suka menganiaya manusia atau haiwan.Doa
makhluk yang teraniaya cepat dimakbulkan ALLAH.


Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia.
Akhirat itu lebih utama dan hidup di sana lebih lama dan kekal
selamanya.


Jangan mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata JANGAN.
Sebab semuanya untuk keselamatan kita.


ALLAH lebih tahu apa yang terbaik
untuk hamba ciptaanNya.


WassaLam


"Sebarkanlah ajaranku walau satu ayat pun"
(Sabda Rasulullah SAW)

"
Nescaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu
dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka
sesungguhnya

ia telah mendapat kemenangan yang besar."

(Surah Al-Ahzab:71)



Monday, 28 December 2009

Untuk renungan bersama.....

Semoga sentiasa di dalam keredhaan Ilahi dan tekun mengerjakan segala
perintahNya dengan khusu' dan tawaddu'. Bersama-sama ini disertakan
cerita mengenai sembahyang waktu yang kita amalkan setiap hari.Semoga
melalui cerita ini akan menambahkan lagi keimanan kita terhadap Ilahi.

KISAH RAHSIA DI SEBALIK SEMBAHYANG LIMA (5) WAKTU.
Ali bin Abi Talib r.a berkata :
"Sewaktu Rasullullah S.A.W duduk bersama para sahabat muhajirin dan ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi
lalu berkata : ' Ya Muhammad, kami hendak tanya kepada kamu
kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa A.S.
yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat
muqarrab.'
Lalu Rasullullah S.A.W. bersabda:'Silakan bertanya.'
Berkata orang Yahudi: 'Sila terangkan kepada kami tentang 5 waktu yang
diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu.'
Sabda Rasullullah S.A.W.:
'Sembahyang Zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala
sesuatu kepada tuhanNya,
Sembahyang Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam A.S. memakan buah
Khuldi,Sembahyang Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi
Adam A.S.,maka setiap mukmin yang bersembahyang Maghrib dengan ikhlas
kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya.
Sembahyang Isya' itu ialah sembahyang yang dikerjakan oleh para
Rasul-Rasul sebelumku.
Sembahyang Subuh adalah sebelum terbit matahari, ini kerana apabila
matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ
sujudnya tiap orang kafir.'
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W. maka
mereka berkata:
'Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, katakanlah kepada kami
apakah pahala yang akan didapati oleh orang yang sembahyang.
Rasullullah S.A.W bersabda:
'Jagalah waktu-waktu sembahyang terutama sembahyang yang pertengahan,
sembahyang Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahanam,orang mukimin
yang mengerjakan sembahyang pada ketika itu akan diharamkan keatasnya
wap api neraka Jahanam pada hari Kiamat.'
Sabda Rasullullah S.A.W. lagi:
'Manakala sembahyang Asar, adalah saat di mana Nabi Adam A.S. memakan
buah Khuldi. Orang mukmin yang mengerjakan sembahyang Asar akan
diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir.'
Setelah itu Rasullullah S.A.W. membaca ayat yang bermaksud:
'Jagalah waktu-waktu sembahyang terutama sekali sembahyang yang
pertengahan, sembahyang Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam
A.S. diterima. Seorang mukimin yang ikhlas mengerjakan sembahyang
Maghrib kemudian meminta sesuatu dari Allah maka Allah akan
perkenankan.'
Sabda Rasullullah S.A.W.:
'Sembahyang Isya' (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan
begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam
malam yang gelap untuk pergi menunaikan sembahyang Isya' berjamaah,Allah
S.W.T. haramkan dari terkena nyalanya api neraka dan diberinya cahaya
untuk menyeberangi titi sirath.'
Sabda Rasullullah S.A.W. seterusnya:
'Sembahyang Subuh pula, seorang mukmin yang mengerjakan sembahyang subuh
selama 40 hari secara berjamaah, diberi oleh Allah S.W.T. dua kebebasan
iaitu:
1. Dibebaskan dari api neraka.
2. Dibebaskan dari nifaq.
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W. maka
mereka berkata: 'Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai
Muhammad (S.A.W). Kini katakan pula kepada kami semua kenapakah Allah
S.W.T. mewajibkan puasa 30 hari ke atas umatmu?'.
Sabda Rasullullah S.A.W.: 'Ketika Nabi Adam memakan buah pohon yang
dilarang, lalu makanan itu tersangkut dalam perut Nabi Adam A.S.selama
30 hari. Kemudian Allah S.W.T. mewajibkan ke atas keturunan Adam A.S.
berlapar selama 30 hari. Sementara izin makan diwaktu malam itu adalah
sebagai kurnia Allah S.W.T. kepada makhlukNya.'
Kata orang Yahudi: 'Wahai Muhammad, memang benarlah apa yang kamu
katakan itu. Kini terangkan kepada kami ganjaran pahala yang diperolehi
dari puasa itu.'
Sabda Rasullullah S.A.W.: 'Seorang hamba yang berpuasa dalam bulan
Ramadhan dengan ikhlas kepada Allah S.W.T. dia akan diberi oleh Allah
S.W.T. tujuh perkara:
1. Akan dicairkan daging haram yang tumbuh dari badannya
(daging yang tumbuh dengan makanan yang haram).
2. Rahmat Allah sentiasa dekat dengannya.
3. Diberi oleh Allah sebaik-baik amal.
4. Dijauhkan dari merasa lapar dan haus.
5. Diringan baginya siksa kubur (siksa yang sangat mengerikan).
6. Diberikan cahaya oleh Allah S.W.T. pada hari Kiamat untuk
menyeberang titian sirath.
7. Allah S.W.T. akan memberinya kemudian di syurga.'

Kata orang Yahudi: 'Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad.
Katakan kepada kami kelebihanmu antara semua para nabi-nabi.'
Sabda Rasullullah S.A.W.: 'Seorang nabi mengunakan doa
mustajabnya untuk membinasakan umatnya, tetapi saya tetap menyimpankan
doa saya (untuk saya gunakan memberi syafaat pada umat saya di hari
kiamat).'
Kata orang Yahudi: 'Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad,
kini kami mengakui dengan ucapan Asyhadu Alla illaha illallah, wa annaka
Rasulullah (kami percaya bahawa tiada Tuhan kecuali Allah dan engkau
utusan Allah).'
"Dan sesungguhnya akan Kami berikan cubaan kepadamu, dengan
sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah2an. Dan
berilah berita gembira kepada orang2 yang sabar." (Al-Baqarah : 155)

=================================================================

Disebutkan didalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk
dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur
masing-masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN danTIDAK MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERCAKAP.
Bertanya orang kepada Rasulullah saw :
"Bagaimana kita dapat mengenali ORANG-ORANG MUKMIN kelak di hari
qiamat?" Maka jawabnya Rasulullah saw, "Umat dikenal kerana WAJAH mereka
putih disebabkan oleh WUDHU'." Bila qiamat datang maka malaikat datang
kekubur orang mukmin sambil membersihkan debu di badan mereka KECUALI
pada tempat sujud. Bekas SUJUD tidak dihilangkan. Maka memanggillah dari
zat yang memanggil. Bukanlah debu itu dari debu kubur mereka, akan
tetapi debu itu ialah debu KEIMANAN mereka. Oleh itu tinggallah debu itu
sehingga mereka melalui titian Siratul Mustaqim dan memasuki alam
syurga,sehingga setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahawa
mereka adalah pelayan Ku dan hamba-hamba Ku.
Disebutkan oleh hadith Rasulullah saw bahawa sepuluh orang yang mayatnya
TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu
mati :
1. Para Nabi

2. Para Ahli Jihad
3. Para Alim Ulama
4. para Syuhada
5. Para Penghafal Al Quran
6. Imam atau Pemimpin yang Adil
7. Tukang Azan
8. Wanita yang mati kelahiran/beranak
9. Orang mati dibunuh atau dianiaya
10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumaat jika mereka
itu dari kalangan orang yang beriman.

Didalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah ra sabda
Rasulullah saw:
Apabila datang hari qiamat dan orang orang yang berada di dalam kubur
dibangkitkan maka Allah swt memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan: Wahai
Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hanba-hamba Ku berpuasa
(ahli puasa) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan dahaga. Maka
ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng dan buah buahan
syurga. Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekelian kawan- kawan dan
semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan
membawa dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama
dulang yang penuh dengan buahan dan minuman yang lazat dari syurga
dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi. Jika Malaikat
Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada mereka
sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah swt di dalam Surah
Al-Haqqah bermaksud :
"Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu
kerjakan pada HARI yang telah LALU itu."


" Dan (ingatlah) Allah sentiasa mengetahui dengan mendalam akan apa jua
yang kamu lakukan."
Surah Al-Baqarah : 237

Wednesday, 16 December 2009

Salam Ma'alhijrah : Doa akhir & awal tahun Hijrah


DOA AKHIR TAHUN HIJRAH
Dibaca 3 kali pada akhir waktu Asar (sebelum waktu Maghrib) pd akhir bulan Zulhijjah (means petang 17 Dec 09)

Ertinya:

Segala puji hanya bg ALLAH, Tuhan yg memelihara & mentadbir sekalian alam. Selawat & salam ke atas junjungan bsr Nabi Muhammad (SAW) serta ahli keluarga baginda & para sahabatnya.

Ya ALLAH, seseungguhnya pd tahun ini aku telah melakukan laranganMU tetapi aku masih belum bertaubat sedangkan ENGKAU tidak reda & melupai perkara itu. ENGKAU telah menangguhkan azabMU yg telah ditetapkan kepadaku. ENGKAU telah memerintahkanku supaya aku bertaubat dr kesalahan itu. Sesuungguhnya pd hari ini aku memohon keampunan dariMU, ampunilah aku & apa yg telah aku lakukan pd tahun ini yg ENGKAU redai dan ENGKAU janjikan pahala maka aku memohonnya dr ENGKAU Ya ALLAH, Ya Karim ya Zaljalaliwalikram.

Selawat & salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW serta ahli keluarga baginda & para sahabatnya. Segala puji hanya bagi ALLAH Tuhan yg memelihara & mentadbir sekalian alam. Amin...



DOA AWAL TAHUN HIJRAH
Dibaca 3 kali setelah masuk waktu Maghrib pd malam 1 Muharam (malam Jumaat 17 Dec 09)

Ertinya:
Segala puji hanya bg ALLAH, Tuhan yg memelihara & mentadbir sekalian alam. Selawat & salam ke atas junjungan bsr Nabi Muhammad (SAW) serta ahli keluarga baginda & para sahabatnya.

Ya ALLAH, ENGKAUlah yg kekal abadi utk selama-lamanya. Demi kelebihanMU yg Maha Agung & kemurahanMU yg melimpah, sesungguhnya pd tahun ini aku memohon kepadaMU perlindungan dr syaitan yg direjam, dari sekalian kuncunya, tenteranya & penolongnya. Aku juga memohon perlindungan dr nafsu amrah yg sentiasa mendorong ke arah kejahatan & melalaikan dgn perkara yg tidak berfaedah drpd mendekatkan diriku kepadaMU.

Selawat & salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW serta ahli keluarga baginda & para sahabatnya. Segala puji hanya bagi ALLAH Tuhan yg memelihara & mentadbir sekalian alam. Amin...

An-Naba


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani
Tentang apakah mereka bertanya-tanya? (1) Tentang berita yang besar, (berita kebangkitan manusia hidup semula menerima balasannya). (2) Yang mereka (ragu-ragu dan) berselisihan mengenainya. (3) Jangan! (Janganlah mereka bersikap demikian!) Mereka akan mengetahui (dengan yakin tentang kebenaran hari balasan itu). (4) Sekali lagi jangan! (Janganlah mereka berselisihan!) Mereka akan mengetahui kelak (tentang apa yang akan menimpa mereka). (5) (Mengapa kamu ragu-ragukan kekuasaan Kami menghidupkan semula orang-orang yang telah mati?) Bukankah Kami telah menjadikan bumi (terbentang luas) sebagai hamparan? (6) Dan gunung-ganang sebagai pancang pasaknya? (7) Dan Kami telah menciptakan kamu berpasang-pasang? (8) Dan Kami telah menjadikan tidur kamu untuk berehat? (9) Dan Kami telah menjadikan malam (dengan gelapnya) sebagai pakaian (yang melindungi)? (10) Dan Kami telah menjadikan siang (dengan cahaya terangnya) masa untuk mencari rezeki? (11) Dan Kami telah membina di atas kamu tujuh petala (langit) yang kuat kukuh? (12) Dan Kami telah mengadakan matahari menjadi lampu yang terang-benderang cahayanya? (13) Dan Kami telah menurunkan dari awan, air (hujan) yang mencurah-curah. (14) Untuk Kami mengeluarkan dengan air itu, biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan. (15)Serta kebun-kebun yang subur bertaut-taut pokoknya? (16) Sesungguhnya hari pemutusan hukum itu, adalah satu masa yang ditentukan, (17) Iaitu masa ditiup sangkakala, lalu kamu (bangkit hidup) serta datang berpuak-puak (ke Padang Mahsyar); (18) Dan (pada masa itu) langit dipecah belahkan sehingga tiap-tiap belahannya menjadi ibarat pintu yang terbuka luas, (19) Dan gunung-ganang, setelah dihancurkan, diterbangkan ke angkasa, lalu menjadilah ia bayangan semata-mata seperti riak sinaran panas di padang pasir. (20) Sesungguhnya Neraka Jahanam adalah disediakan; (21) Untuk orang-orang yang melampaui batas hukum Tuhan, sebagai tempat kembalinya. (22) Mereka tinggal di dalamnya berkurun-kurun lamanya. (23) Mereka tidak dapat merasai udara yang sejuk di dalamnya dan tidak pula sebarang minuman; (24)Kecuali air panas yang menggelegak dan air danur yang mengalir, (25) Sebagai balasan yang sesuai (dengan amal mereka yang buruk). (26) Kerana sesungguhnya mereka dahulu tidak menaruh ingatan terhadap hari hitungan amal, (27) Dan mereka telah mendustakan dengan sesungguh-sungguhnya akan ayat-ayat keterangan Kami; (28) Dan tiap-tiap sesuatu dari bawaan hidupnya, telah Kami hitung secara bertulis. (29) (Setelah mereka masuk ke dalam Neraka, dikatakan kepada mereka: Oleh sebab kamu telah mendustakan ayat-ayat Kami) maka rasalah kamu (azab yang disediakan), kerana Kami tidak akan melakukan selain dari menambah berbagai azab kepada kamu. (30) Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa, disediakan Syurga tempat mereka beroleh apa yang mereka ingini. (31) (Mereka akan beroleh) taman-taman bunga dan kebun-kebun buah-buahan, terutama anggur; (32) Dan perawan-perawan yang sebaya umurnya; (33) Serta piala atau gelas yang penuh dengan minuman; (34) Mereka tidak mendengar di dalam Syurga itu perkataan yang sia-sia dan tiada pula perkataan yang dusta; (35) Sebagai balasan dari Tuhanmu, iaitu satu limpah kurnia yang dikira cukup (menurut yang dijanjikanNya), (36) Tuhan yang mentadbirkan tujuh petala langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, Tuhan Yang Maha Pemurah, tidak ada sesiapapun diberi kuasa berkata-kata denganNya (untuk memohon pertimbangan tentang balasan atau pengurniaan itu); (37) (Tambahan pula) pada masa Jibril dan malaikat-malaikat yang lain berdiri bersaf-saf (menunggu perintah Tuhan), tidak ada yang berani berkata-kata (memohon pertimbangan) melainkan yang telah diizinkan baginya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, serta ia berkata benar. (38) Itulah keterangan-keterangan mengenai hari (kiamat) yang sungguh tetap berlakunya; maka sesiapa yang mahukan kebaikan dirinya, dapatlah dia mengambil jalan dan cara kembali kepada Tuhannya (dengan iman dan amal yang soleh)! (39) Sesungguhnya (dengan keterangan-keterangan yang tersebut), Kami memberi amaran kepada kamu mengenai azab yang dekat (masa datangnya), iaitu hari seseorang melihat apa yang telah diusahakannya dan orang yang kafir akan berkata (pada hari itu): Alangkah baiknya kalau aku menjadi tanah (supaya aku tidak dibangkitkan untuk dihitung amalku dan menerima balasan). / (40)

Al Quran, Koran, Quraan